Read Somewhere, Home by Nada Awar Jarrar Free Online


Ebook Somewhere, Home by Nada Awar Jarrar read! Book Title: Somewhere, Home
The author of the book: Nada Awar Jarrar
Edition: Vintage
Date of issue: March 29th 2004
ISBN: 0099443171
ISBN 13: 9780099443179
Language: English
Format files: PDF
The size of the: 319 KB
City - Country: No data
Loaded: 2716 times
Reader ratings: 4.3

Read full description of the books:



"Di zaman ketika orang makin tercabut dari akarnya, kisah ini mengajak kita menyusuri jalan pulang ke rumah jiwa kita sendiri."
-Brian Keernan-
"Surga yang memberikan kebahagiaan bukanlah suatu tempat, melainkan situasi diri, di dalam batin, di dalam jiwa..."
-John Burroughs-

Novel ini menarik untuk dibaca, karena pulang selalu memberikan ruang pada jiwa untuk mengenang kembali masa-masa kita di masa lalu yang dihabiskan di rumah tersebut.
Sejauh apapun kita melangkah, kita akan selalu ingin untuk pulang, kembali pada keluarga, orang yang kita sayangi, lingkungan yang telah kita kenal dengan sangat baik.

3 buah kisah tentang orang yang berusaha untuk kembali ke rumah.
Kisah pertama, Mesya yang kembali ke rumah kakek-neneknya dimana dia menghabiskan masa kanak-kanaknya, ayahnya sering menceritakan potongan kehidupannya juga masa kecilnya yang dihabiskan di rumah tersebut. Mengenang kembali neneknya Alia yang harus membesarkan anak-anaknya dengan suami yang menghabiskan sebagian waktunya di Afrika. Mengenang kembali Saedaa bibinya, yang pernikahannya bertahan kurang dari satu tahun karena keberangkatan mempelai pria ke Amerika selatan dan tidak lagi diketahui kabarnya, menghabiskan sisa waktunya untuk merawat kedua orang tuanya. Mengenang kembali tentang Leila, ibunya, kebahagiaan dan kesedihan yang datang dalam pernikahan orang tuanya, keberhasilan pekerjaan ayahnya yang membuatnya semakin lama meninggalkan rumah dan merenggut perhatiannya, ibunya yang mencintai suaminya lebih daripada yang diinginkannya. Cerita tentang dirinya Masya, meskipun telah menikah dengan Wadih dan mempunyai anak bernama Yasmeena tetap bertahan dirumah kakek-neneknya di gunung. Sampai akhirnya ketika anaknya berumur 16 tahun pulang kembali, tinggal bersama suami dan anaknya di apartemen kota Beirut.

Kisah kedua, tentang Aida yang tinggal di Eropa, meninggalkan negeri kelahiranya Kota Beirut karena kondisi tidak aman, mengingat Amou Mohammaed yang dianggap ayah kedua untuknya,yang telah meninggal, pulang kembali ke negerinya mengingat janjinya pada Amou Mohammaed untuk pulang, menemui keluarganya Amou Mohammaed, mengunjungi apartemen tempat dahulu mereka tinggali.

Kisah ketiga, tentang Salwa seorang wanita yang tengah sakit-mengingat kembali masa kecil dan masa mudanya. Dia harus meninggalkan rumahnya karena menikah dengan suaminya di sebuah desa seberang gunung, setiap akhir pekan Ibu dan Adiknya datang mengunjunginya dan saat itu saat yang membahagiakan untuknya. Setelah mempunyai anak yang cantik bernama May berangkat ke Amerika kemudian pindah ke Australia. Dia sakit dan ditemani oleh anak laki-laki yang bernama Richard bersama anak perempuannya Lily, anak perempuannya yang lain Diana telah meninggal dan May tinggal di Lebanon, mengirim anaknya Nabiel untuk menemuinya.Pernah dia pulang ke Lebanon bersama suami dan putri-putrinya namun dia tidak dapat memenuhi janjinya pada ibunya untuk pulang, karena ketika itu, ibunya telah meninggal.Dan ingatannya tentang rumahnya yang dahulu tetap ada dalam hatinya.

Buku ini juga menggambarkan pegunungan juga pemandangan laut di Lebanon dengan indah. Alur di buku ini maju-mundur, dari masa kini juga ingatan di masa lalu, bahasa penuturan yang indah membuat saya kadang tidak menangkap maksud dari penulis. Ketiga cerita ini selain menceritakan kerinduan tokoh perempuan untuk pulang, mendapati kenangan-kenangan sebelum dan setelah merekapulang, mengetahui kondisi yang telah berubah ketika mereka pulang.
Selain itu satu hal yang menarik dalam ketiga cerita ini adalah tentang sosok ayah yang hilang entah karena pekerjaannya di luar negeri, ataupun karena kesibukannya, sosok Ibu yang kuat. Mungkin ini termasuk kultur dari Libanon, ketika perang sering berkecamuk, maka para lelaki cenderung untuk pergi dari desa kelahirannya untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik, namun para wanita tetap menginginkan untuk tinggal di desa, tidak mau meninggalkan desanya. Maka seringkali suami terpisah dengan keluarganya, kisah yang terakhir mereka dapat bersama-sama meninggalkan negerinya karena istrinya tidak diberitahu sebelumnya bahwa mereka akan meninggalkan negerinya

------------------------------------------------------------------------
Pulang, pulang berarti tempat pohon-pohon cemara yang harum tumbuh menjadi payung-payung yang tinggi dan sungai-sungau mengalir ke bawah menuju laut berwarna biru muda. Pulang adalah musim dingin bersalju dan musim panas yang sejuk dan diantara kedua musim itu, matahari bersinar lembut dimana-mana. Ada pantai-pantai berpasir dan pegunungan tempat rumah-rumah didirikan seolah-olah di atas embusan angin, dan orang-orang yang mengucapkan salam menjemukan "apa kabar", "Tuhan besertamu." dan "Anda telah menghormati rumah kami dengan kehadiran Anda" di setiap kesempatan. (p. 78)

Aida memutuskan sejak usianya masih sangat kecil untuk tetap mempertahankan masa kanak-kanaknya sehingga ketika akhirnya dia menyadari dirinya bergerak menuju kedewasaan tanpa bisa dihindari.. (p.113)

Cintaku untuk ayah seluas langit dan sebanyak lautan beserta seluruh gelombang.(p.160)

Aida sangat merindukan matahari, kepastian akan keberadaannya, kenikmatan dan cahanya keemasan yang membelai kulitnya. DI bawah cahanya matahari pucat di kota-kota Eropa AIda membayangkan dirinya di pantai, di laut, berjalan melalui panas yang berkilauan, langit di atas balkon-balkon terbuka yang berdebu, dan hidungnya mengendus aroma musim panas yanng berminyak di Beirut. Dan, ke mana pun dia pergi, ketika kebaruan tempat-tempat yang belum dipetakan dan kehendak hatinya saling berbenturan, ada bayangan rumah yang terbakar di bawah cahaya matahari. (p152)

Besok aku akan mengemas tasku dan berharap dapat berlari lagi dan menemukan dirimu di tempat itu, tempat tinggal rahasia-rahasia jiwaku, di suatu tempat yang tak pernah kutinggalkan lagi, rumahku.(p.185)

Tak seorang pun tahu betapa tak terkira kerinduanku ketika aku terbaring disini menunggumu, Ayah. Aku telah membayangkan rumah kita dalam seribu cara, dengan dan tanpamu, dalam kelembutan pelukan ibuku dan dalam gelak tawa adikku. Aku telah menutup mataku dan melihat bukit-bukit dan perairan Lebanon, dan mengingat berkas sinar mentari pagi yang membayangi ketika akku bermain. Inilah kisah penglihatan itu. Dengarkanlah mereka dalam tidurmu, Ayah dan bermimpilah bersamaku (p.204).

"Kita selalu bisa pulang, Sayang", kataku "Kita akan hidup dengan nyaman disana" (p.225)

Namun, betapapun jauhnya perjalananku, aku akan kembali untuk bertemu dengan Mama lagi, Mama dapat meyakini itu. (p.226-227)

Aku sering memikirkan masa itu, Bu, tentang betapa bahagia dan dekatnya kita semua dan merasa bahwa kalian terlalu jauh. Aku berharap hal itu dapat terjadi dengan berbeda. Namun, apa pun yang terjadi, aku akan kembali untuk menemuimu lagi, Ibuku sayang. Ibu dapat meyakini itu. (p.233)

Aku akan mengatakan padanya bahwa perang tidak mempersiapkannya untuk menghadapi kehidupan, sebaliknya mengoyakkan kehidupan. AKu akan mengatakan bahwa menunggu adalah siksaan,....., dan yang terakhir dari semuanya, aku akan mengatakan kepada putraku bahwa ke mana pun dia pergi di dunia ini, dia akan selalu menemukan kebenaran yang sama, bahwa anak-anaknya tidak pernah boleh dipisahkan (p.249)

Rumah memang begitu, bu,"katanya pelan. "Mereka memerlukan orang di dalamnya untuk tetap hidup." (p266)




Download Somewhere, Home PDF Somewhere, Home PDF
Download Somewhere, Home ERUB Somewhere, Home PDF
Download Somewhere, Home DOC Somewhere, Home PDF
Download Somewhere, Home TXT Somewhere, Home PDF



Read information about the author

Ebook Somewhere, Home read Online! Nada Awar Jarrar was born in Lebanon to an Australian mother and a Lebanese father. She has lived in London, Paris, Sydney and Washington DC and is currently based in Beirut where she lives with her husband and daughter. Her journalism has appeared in the Guardian, The Times, The Sydney Morning Herald and Lebanon's English language newspaper, The Daily Star. Her first novel, Somewhere, Home won the Commonwealth Best First Book award for Southeast Asia and the South Pacific.


Reviews of the Somewhere, Home


MOHAMMAD

There are clear drawbacks

JAMIE

Phone number you need to drive to protect against robots. I indicated the phone and downloaded without registration.

LUCY

Why do they ask for a phone?

JAYDEN

An enticing cover and a controversial story.

VICTORIA

A book that leaves nothing behind, no feelings, no thoughts.




Add a comment




Download EBOOK Somewhere, Home by Nada Awar Jarrar Online free

PDF: somewhere-home.pdf Somewhere, Home PDF
ERUB: somewhere-home.epub Somewhere, Home ERUB
DOC: somewhere-home.doc Somewhere, Home DOC
TXT: somewhere-home.txt Somewhere, Home TXT